Showing posts with label Kedinasan. Show all posts
Showing posts with label Kedinasan. Show all posts
Friday, October 1, 2010
Bintek Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran
Sekali lagi, aku harus mengikuti Bintek Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Kali ini memanfaatkan blog untuk pembelajaran. Semoga aku bisa. Tapi narasumber mendadak harus presentasi di Jakarta. Yeah, harapan tinggal harapan deh? Jadi kucoba untuk meneruskan blog yang sudah lama kuabaikan ini. Tinggal tambahkan konten pembelajaran, informasikan ke siswa, pasti bisa bermanfaat deh.
Wednesday, November 11, 2009
Prajab Gol. 3 Angkatan 37 Badan Diklat Jateng
Masuk kawah Condrodimuko. Sejak 25 Oktober - 17 November 2009 sejumlah 80 CPNS Kendal mengikuti Diklat Prajabatan Golongan 3. Sedikit gambaran aktivitas yang kami lakukan;
Hari Ahad, tanggal 25 Oktober 2009 pukul 13.00 WIB cek in di Badan Diklat. Yang belum makan siang harus mencari makan sendiri-sendiri karena belum mendapat jatah makan (kasian, deh). Acara 'bebas' sampai maghrib. Pukul 18.00 apel makan untuk pertama kalinya, agak aneh, sih, mau makan harus baris dulu. Lebih aneh lagi, ketika selesai antri, harus menunggu sampai semuanya duduk, kemudian satu orang tampil memberi aba-aba,"Siap duduk, gerak!" lalu dilanjutkan dengan berdoa, diberi aba-aba selesai selanjutnya aba-aba istirahat sambil bersama-sama mengucapkan, "Selamat makan". Itulah ritual yang harus kami lakukan selama 21 hari ini.
Pukul 19.00 - 19.30 WIB pengarahan program oleh Bapak Tukidjan. Dilanjutkan dengan latihan baris berbaris sampai pukul 22.00 WIB. Sebagian yang harus dicatat dan tidak tega melafalkannya adalah lagu Mars Prajab. Begini syairnya :
Selamat datang peserta prajab
telah lama aku rindukan kamu
bertahun-tahun bercerai mata
kini kita telah berjumpa pula
dengarlah suara gegap gempita
mengiringi derap langkah para peserta
HILANGKAN RINDU PADA ANAKMU
selamat datang di Diklat Srondol
Diklat Srondol yang takkan kulupa
tempat kita berlatih bersama
siang malam selalu ditempa
menjadi PNS yang jaya
itulah semboyan para peserta
menjadi abdi negara yang jaya
jayalah, jayalah, sasana widyapraja
jayalah, jayalah, para peserta semua
dengarlah, dengarlah, suara membahana
jayalah bersama Republik Indonesia
Syair yang tercetak tebal itulah yang tak sanggup kami lantunkan. Mau nangis rasanya. Enaknya diganti apa ya syairnya?
Hari Ahad, tanggal 25 Oktober 2009 pukul 13.00 WIB cek in di Badan Diklat. Yang belum makan siang harus mencari makan sendiri-sendiri karena belum mendapat jatah makan (kasian, deh). Acara 'bebas' sampai maghrib. Pukul 18.00 apel makan untuk pertama kalinya, agak aneh, sih, mau makan harus baris dulu. Lebih aneh lagi, ketika selesai antri, harus menunggu sampai semuanya duduk, kemudian satu orang tampil memberi aba-aba,"Siap duduk, gerak!" lalu dilanjutkan dengan berdoa, diberi aba-aba selesai selanjutnya aba-aba istirahat sambil bersama-sama mengucapkan, "Selamat makan". Itulah ritual yang harus kami lakukan selama 21 hari ini.
Pukul 19.00 - 19.30 WIB pengarahan program oleh Bapak Tukidjan. Dilanjutkan dengan latihan baris berbaris sampai pukul 22.00 WIB. Sebagian yang harus dicatat dan tidak tega melafalkannya adalah lagu Mars Prajab. Begini syairnya :
Selamat datang peserta prajab
telah lama aku rindukan kamu
bertahun-tahun bercerai mata
kini kita telah berjumpa pula
dengarlah suara gegap gempita
mengiringi derap langkah para peserta
HILANGKAN RINDU PADA ANAKMU
selamat datang di Diklat Srondol
Diklat Srondol yang takkan kulupa
tempat kita berlatih bersama
siang malam selalu ditempa
menjadi PNS yang jaya
itulah semboyan para peserta
menjadi abdi negara yang jaya
jayalah, jayalah, sasana widyapraja
jayalah, jayalah, para peserta semua
dengarlah, dengarlah, suara membahana
jayalah bersama Republik Indonesia
Syair yang tercetak tebal itulah yang tak sanggup kami lantunkan. Mau nangis rasanya. Enaknya diganti apa ya syairnya?
Subscribe to:
Posts (Atom)